Jumat, 25 Maret 2011

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KELUARGA Tn. B DENGAN IBU HAMIL BERESIKO : ANEMI KHUSUSNYA Ny. D DI RT 15 RW 03 DESA PAMIJAHAN KECAMATAN PLUMBON KABUPATEN CIREBON



ASUHAN KEPERAWATAN PADA KELUARGA Tn. B DENGAN IBU HAMIL BERESIKO : ANEMI KHUSUSNYA Ny. D DI RT 15 RW 03 DESA PAMIJAHAN KECAMATAN PLUMBON KABUPATEN CIREBON
Tanggal Pengkajian : 10 Maret 2011
A.    Identitas Umum
1.         Identitas Kepala Keluarga
a.       Kepala Keluarga            : Tn.B
b.      Umur                              : 35 tahun
c.       Agama                           : Islam
d.     
 Jln. B.A.P No.1 Blok G2 No.12 RT 15 RW 03 Pamijahan, Plumbon-Cirebon

Suku                               : Jawa
e.       Alamat dan Telepon      :

f.       Pekerjaan KK                : Buruh
g.      Pendidikan KK              : SMA

2.         Komposisi keluarga
No
identitas
L/P
Hub dg kel.
Umur
pendidikan
Status Imunisasi
Ket
BCG
Polio
DPT
hepatitis
campak
KB
1
2
3
4
1
2
3
1
2
3
1
2
Ny.D
An.S
P
P
Istri
Anak
34 th
12 th
SMP
SMP
Ö
Ö
Ö
Ö
Ö
Ö
Ö
Ö
-
Ö
Ö
Ö
Ö
Ö
Ö
Ö
Ö
Ö
Ö
Ö
Ö
Ö
Ö
Ö
-
Ö


3.         Genogram
 








Keterangan :
                 : laki-laki


                 : perempuan


                 : klien

                 : tinggal serumah

4.         Tipe keluarga
Tipe keluarga di Tn. B adalah keluarga inti (Nuclear Family) terdiri dari suami, istri dan anak
5.         Suku bangsa
Menurut Tn. B keluarganya berasal dari suku jawa asli, tidak ada campuran dari suku bangsa lain.
6.         Agama Dan Kepercayaan yang mempengaruhi kesehatan
a.       Di dalam anggota keluarga Tn.B tidak ada perbedaan dalam praktik keyakinan beragama, diperkuat dengan pernyataan Tn.B “keluarga saya tidak ada perbedaan dalam praktik keyakinan beragama mba, anak saya mengikuti apa yang telah kami ajari dalam beragama”
b.      Di dalam anggota keluarga Tn.B, hanya Tn.B yang aktif dalam kegiatan beragama seperti jami’ah yasin, diperkuat dari pernyataan Tn.B “ Keluarga saya hanya saya yang aktif dalam kegiatan agama, anak dan istri saya selalu dirunah, saya mengikuti kegiatan jamiah yasin yang dilakukan setiap hari kamis malam/malam jum’at dan beranggotakan khusus laki-laki, tempatnya pun bergiliran mba”.
c.       Di dalam keluarga Tn.B seluruhnya beragama islam, diperkuat dari pernyataan Tn.B “ Seluruh anggota keluarga kami beragama islam mba, tidak ada satupun yang beragama lain/ Non islam”.
d.      Keluarga Tn.B apabila salah satu naggota keluarganya sakit, mereka tidak pernah pergi ke dukun, mereka berusaha mengobatinya dengan membeli obat di warung atau pergi ke puskesmas, di perkuat dari pernyataan Tn.B “ apabila salah satu anggota keluarga saya ada yang sakit, kami tidak pernah membawanya ke dukununtuk meminta kesembuhan,, yang kami lakukan biasanya membeli obat di warung/ pergi ke puskesmas, dan kami selalu memohon do’a kepada Allah untuk memberikan kesembuhan kepada anggota keluarga kami yang sakit, kami pun percaya dengan berusaha dan berdo’a Allah pasti akan menyembuhkannya”.
7.         Status Sosial Ekonomi Keluarga
Penghasilan Tn.B yang bekerja sebagai buruh adalah Rp. 1.000.000 perbulannya, dan uang itu digunakan untuk kehidupan sehari-hari, dan untuk biaya sekolah ananknya. Namun Tn.B pun menabung untuk biaya persalinan istrinya yang sekarang sedang hamil. Menurut Tn.B dengan penghasilannya cukup untuk menghidupi anak istri saya, karena kehidupan kami yang sederhana.
8.         Aktifitas Rekreasi Keluarga
Menurut Ny.D keluarganya jarang berekreasi ke tempat-tempat hiburan, kami hanya berekreasi bersama yaitu menonton TV dirumah atau kalau hari minggu kami pergi kepasar bersama

B.     Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga
1.      Tahap Perkembangan Keluarga Saat Ini
Tahap perkembangan keluarga Tn.B saat ini adalah keluarga dengan anak sekolah yaitu anak tertuanya berusia 12 tahun. Tugas perkembangannya sudah terpenuhi, diperkuat dari pernyataan Ny.D “ Saya selalu menemani anak saya belajar mba, saya yang mengambil raport anak saya karena suami saya bekerja, saya kalau ada masalah keluarga saya selalu bicarakan dengan suami saya secara baik-baik mba, dan jika salah satu anggota keluarga saya yang sakit kami membawanya ke puskesmas”.
2.      Tugas Perkembangan Keluarga Yang Belum Terpenuhi
Tidak ada, karena tugas perkembangan pada keluarga Tn.B saat ini sudah terpenuhi semua.
C.    Riwayat Kesehatan Keluarga Inti
1.      Riwayat Kesehatan Keluarga Sebelumnya
a.       Dari Pihak Suami
Menurut Tn.B di dalam keluarganya sebelumnya tidak ada yang mempunyai penyakit keturunan.
b.      Dari Pihak Istri
Menurut Ny.D di dalam keluarga sebelumnya ada yang mempunyai penyakit keturunan yaitu Diabetes Mellitus diperkuat dari pernyataan Ny.D “Ibu saya mempunyai penyakit yang sama dengan nenek saya yaitu penyakit kencing manis
2.      Riwayat Kesehatan Masing-Masing Anggota Keluarga
Menurut Tn.B saat ini keluarganya yang sedang tidak sehat adalah istrinya yaitu Ny.D diperkuat dari pernyataan Ny.D “ya mba saya sedang hamil 2 bualan, namun sekarang saya merasa pusing, lemas kalau kerja cepat capek, tidak nafsu makan saya hanya minum obat warung saja mba”
3.      Sumber Pelayanan Kesehatan Yang Dimanfaatkan
Keluarga Tn.B belum memanfaatkan pelayanan kesehatan karena ada anggota keluarga yang sakit hanya minum obat dari warung.

D.    Pengkajian Lingkungan
1.      Karakteristik Lingkungan
a.       Denah Rumah

1
4
3
2
6
5
Keterangan :
1 : Ruang tamu
2 : Ruang TV
3 : Kamar 1
4 : Kamar 2
5 : Dapur
6 : Kamar mandi


b.      Gambaran Tipe Tempat Tinggal
Tipe rumah keluarga Tn.B yaitu permanen menggunakan batu bata dan semen, namun rumahnya kecil dan sederhana.
c.       Gambaran Kondisi Rumah
Kondisi rumah Tn.B terlihat bersih dan rapih, lantainya pun menggunakan keramik, barang-barang tertata rapih, terdapat ventilasi,atap menggunakan genting
d.      Dapur
Dapur rumah Tn.B menggunakan kompor gas yang diberikan berdasarkan program pemerintah, lantai dapur menggunakan keramik, terdapat alat-alat yang dibutuhkan untuk memasak,namun terlihat sederhana dan bersih.
e.       Kamar Mandi
Di dalam kamar mandi terdapat bak air dan WC,  menggunakan keramik, terdapat perlengkapan mandi, sabun, sikat gigi dan pasta gigi. Kamar mandi Tn.B pun digunakan untuk mencuci baju, terlihat sedikit kotor dann sempit, terdapat saluran pembuangan air.
f.       Pengaturan tidur di dalam rumah
Keluarga Tn.B tidak mengatur jam tidur, sesuai keinginan anggota keluarga masing-masing, tidurnya pun dikamar masing-masing.
g.      Keadaan umum kebersihan dan sanitasi rumah
Keadaan umum rumah keluarga Tn.B cukup bersih, sanitasinya pun cukup.
h.      Perasaan subjektif keluarga terhadap rumah
Keluarga Tn.B menerima dengan keadaan rumahnya, diperkuat dari pernyataan Ny.D “ ya keluarga saya mba sudah bersyukur memiliki rumah sendiri walau sangat sederhana dan kecil”.
i.           Pembuangan Sampah
Pembuangan sampah pada Tn. B pada tong sampah dan kalu sudah penuh dibakar didepan rumah oleh Tn. B sendiri.
j.           Pengaturan / penataan rumah
penataan rumah di keluarga Tn. B terlihat rapih dan tertata baik

2.       Karakteristik tetangga dan komunikasi
Karakteristik tetangga di sekitar rumah Tn. B baik, ramah , dan sopan .Di desa Pamijahan penduduknya mayoritas bekerja sebagai buruh karena banyak terdapat pabrik – pabrik di sekitarnya.

3.       Mobilitas geografis keluarganya
Menurut Tn. Bdahulunya sebelum punya anak Tn. B dan istrinya tingal bersama ibu dan bapak dari istrinya. Namun setelah anaknya lahir Tn. B dan istrinya pindah kerumah sendirinya yang sekarang ini sedang di tinggalnya.
4.      Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat
Menurut Ny. D keluarganya akan berkumpul dengan keluarga lainnya jika ada acara tertentu saja, anggota keluarganya pun yang aktif mengikuti kegiatan masyarakat hanya hanya suaminya saja seperti pengajian yasinan.
5.      Sistem pendukung keluarga
Sistem pendukung dalam keluarga Tn. B adalah Ny. D , diperkuat dari pernyataan Ny. D “ kalau suami saya sakit mba, saya yang berusaha mencari uang untuk tambah penghasilan dengan cara berjualan
E.     Struktur keluarga
1.      Pola komunikasi
Pola komunikasi pada keluarga Tn.B adalah komunikasi secara terbuka misalnya, kalau sedang ada masalah mereka selalu membicarakannya secara baik-baik menurut Tn.B
2.      Struktur kekuatan keluarga
Kemampuan komunikasi pada keluarga Tn.B ini secara terbuka komunikasi antar anggotanya pun baik, anggota keluarga Tn.B saling berbagi satu sama lainnya, sistem pendukung dianggota keluarga selalu ada, keluarga Tn.B mampu melakukan perawatan diri dan mampu menyaelesaikansecara bersama.
3.      Struktur peran
Struktur peran di keluarga Tn.B yaitu struktur peran formal yang dimana Tn.B sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah.
4.      Nilai atau norma keluarga
Norma keluarga yang berkaitan dengan kesehatan adalah bila ada keluarga yang sakit dengan minum obat dari warung, dalam kehidupan setiap hari keluarga menjalani hidup berdasarkan tuntunan islam.


F.     Fungsi keluarga
1.      Fungsi afektif
Pada keluarga Tn.B fungsi afektif keluargasangat berperan yaitu dengan adanya pemenuhan kebutuhan psikososial, saling, mengasuh,memberikan cinta kasih, menerima dan mendukung.
2.      Fungsi sosialisasi
Pada keluarga Tn.B fungsi sosialisasi interaksi dalam keluarga baik.
3.      Fungsi perawatan kesehatan
a.       Kemampuan mengenal masalah kesehatan
Keluarga Tn.B belum mampu mengenal masalah kesehatan, diperkuat dari pernyataan Ny. D “ saya sedang tidak enak badan mba, saya 1 bulan terakhir ini kepala saya suka pusing, saya merasa cepat capek, badan saya terasa lemes, tidak nfsu makan, namun saya hanya minum obat dari warung saja.
b.      Kemampuan keluarga mengambil keputusan mengenai tindakan yang tepat
Keluarga Tn.B belum mampu mengambil keputusan mengenai tindakan yang tepat, keluarga Tn.B tidak mencoba membawa istrinya yang sedang sakit ke dokter ataupun puskesmas.
c.       Kemampuan keluarga merawat anggota yang sakit
Keluarga Tn.B belum mampu merawat anggota yang sakit karena gejala yang dirasakan Ny.D sudah satu bulan ini dan belum ada perubahan sampai sekarang
d.      Kemampuan memodifikasi/memelihara lingkungan rumah yang sehat.
Keluarga Tn.B sudah mampu memelihara lingkungan rumah yang sehat, terlihat dari kondisi rumahnya cukup bersih
e.       Kemampuan keluarga menggunakan fasilitas/pelayanan kesehatan dimasyarakat.
Keluarga Tn.B belum mampu menggunakan fasilitas/pelayanan kesehatan dimsyarakat, Tn.B hanya menggunakan obat warung utnutk memenuhi kesehatan keluarganya.

4.      Fungsi produksi
Keluarga Tn.B mampu meneruskann keturunannya terbukti Tn.B mempunyai seorang anak dan istrinya sedang hamil anak ke 2
5.      Fungsi ekonomi
Keluarga Tn.B mampu memenuhi kebutuhan sandang, pangan dan papan.

G.    Stress dan Koping Keluarga
1.      Stressor jangka pendek dan panjang
Menurut Tn.B bahwa keluarganya tidak terlalu berlebihan memikirkan besok apa yang akan terjadi kepada keluarganya, keluarga Tn.B pun jika sedang ada masalah yang menimpa keluarganya selalu berusaha tenang dann berfikir dengan pikiran yang jernih 
2.      Kemampuan keluarga berespon terhadap stressor
Keluarga Tn.B mampu berespon terhadap stresor
3.      Strategi koping yang digunakan
Strategi koping yang digunakan oelh keluarga Tn.B adalah dengan affectif yaitu dengan kasih sayang.
4.      Strategi adaptasi disfunctional

H.    Data Biologis
No
Nama
Kebiasaan sehari-hari
Makan
Minum
Kebersihan diri
Keterangan
1.
2.
3.
Tn.B
Ny.D
An.G
3xsehari
3xsehari
3xsehari
7 gelas/hari
8 gelas/hari
7 gelas/hari
2xsehari
2xsehari
2xsehari











J.      Harapan keluarga
1.      Terhadap masalah kesehatan
Tn.B berharap agar Ny.D cepat sembuh, karena Ny.Dsedang hamil yang kedua kalinya, sebelumnya Ny.D pada waktu hamil perrtama tidak ada gejala sepert ini.
2.      Terhadap petugas kesehatan
Harapan keluarga Tn.B terhadap petugas kesehatan agar kinerjanya lebih baik lagi, tidak ada perbedaan stsus sosial dalam pemberian pelayanan kesehatan.

K. ANALISA DATA
1.
Data
Etiologi
Masalah

DS: Ny.D Mengatakan : “Saya Sedang Tidak Enak Badan Sudah 2 Minggu Terakhir Ini Saya Sering Pising, Cepet Capenya, Tidak Nafsu Makan Dan Lemas Dan Saya Hanya Minum Obat Warung, Karena Obat Yang Diberikan Puskesmas Pada Saat Pemeriksaan Kandungan Pertama.
-          Sudah Habis
-          Saya Belum Memeriksaan Kandungan Saya Lagi
DO:
R:18x/Menit
S: 360c
TD:90/60mmhg
N: 80x/Menit
-          Ny.D Terlhat Lemas
-          Wajah Ny.D Tampak pucat
Ketidakmamapuan keluarga mengenal masalah anemia pada ibu hamil
Resiko yrjadinya anemia pada ibu hamil

L.     Diagnosa Keperawatan (PES)
Resiko tinggi terjadinya anemia pada ibu hamil pada keluarga Tn.B khususnya Ny.D dimanifestasikan dengan ketidakmampuan keluarga mengenal anemia pada ibu hamil.
M.   Prioritas Masalah
Diagnosa : Resiko tinggi terjadinya anemia pada ibu hamil keluarga Tn. B khususnya Ny. D di manifestasikan dengan ketidak mampuan keluarga mengenal masalah anemipada ibu hamil
No.
Kriteria
Skala
Bobot
Skoring
Pembenaran
1.
Sifat masalah :
Tidak / kurang sehat
3
1
3/3 X 1 = 1
Masalah telah terjadi pada Ny. D  ditandai dengan Ny. D mengeluh pusing, cepat capek, lemas
2.
Kemungkinan masalah dapat di ubah :
Mudah
2
2
2/2 X 2 = 2
Resiko tinggi anemi pada ibu hamil pada Ny. D kemungkinan masalah dapat di ubah dengan mudah karena aneminya pun belum terjadi sehigga Ny. D bisa memeriksakan kandungannya kepuskesmas secara rutin dan di puskesmas Ny. D akan mendapat obat penambah darah dan konseling dari petugas kesehatan.
3.
Potensial masalah untuk di cegah :
Tinggi
3
1
3/3 X 1 = 1
Karena keluarga menganggap masalah sudah biasa tetapi keluarga telah berusaha untuk mengobatinya walaupun dengan minum obat warung
4.
Menonjolnya masalah :
Ada masalah tetapi perlu segera di tangani
1
1
½ X 1 = ½
Keluarga menyadari adanya masalah tetapi keluarga tidak mempunyai potensi sehingga keluarga menganggap masalah sudah biasa dan tidak perlu segera ditangani

Total Nilai
9
5
4½


Diagnosa Keperawatan Berdasarkan Prioritas
1.      Resiko tinggi terjadinya anemi pada ibu hamil pada keluarga Tn. B khususnya Ny. D di manifestasikan dengan ketidak mampuan keluarga mengenal anemi pada ibu hamil

N.    Rencana Asuhan Keperawatan Keluarga
Inisial       : KK
Alamat     : Pamijahan – Plumbon
NO.
Diagnosa keperawatan
TUM
TUK
Kriteria
Standar
Intervensi
1
Dx I
Setelah dilakukan tindakan keperawatan diharapkan anemia tidak terjadi
1. Keluarga mampu mengenal masalah dengan kriteria:
a.       Menyebutkan pengertian anemi pada kehamilan



Verbal
a.  Anemia pada kehamilan adalah anemi karena kekurangan zat besi / penurunan konsentrasi hemoglobin dalam darah sampai kadar ( untuk wanita hamil ) di bawah 11 gram
Menjelaskan tentang anemi menggunakan lembar balik



b.      Menyebutkan tanda dan gejala anemi dalam kehamilan
Verbal
b.  Letih, sering pusing, malaise, lemah, nafsu, makan turun, kulit pucat, sering ngantuk, membran mukkosa pucat ( misal pada conjungtiva ) luka pada lidah, mual muntah, pemerikasaan kadar Hb < 11 gram




c.       Menyebutkan dengan benar faktor – faktor penyebab anemia dalam kehamilan
Verbal / kognitif
c.  Faktor – faktor penyebab anemi dalam kehamilan
·   Kurang gizi ( malnutrisi )
·   Kurang zat besi dalam diet
·   Malabsorpsi
·   Kehilangan darah yang banyak
·   Penyakit kronis : TBC & malaria




d.      Menjelaskan dengan benar pengaruh anemi pada kehamilan & janin
Verbal / kognitif
d.   Pengaruh anemi terhadap kehamilan :
·   Dapat terjdi abortus
·   Persalinan prematuritas
·   Hambatan tumbuh kembang janin dalam rahim
·   Mudah terjadi infeksi
·   Perdarahan antepartum
·   Ketuban pecah dini ( KPD ) bahanya terhadap janin
·   Abortus
·   Terjadi kematian intra uterin
·   Persalinan permaturitas uterin tinggi
·   Berat badan lahir rendah
·   Dapat terjadi cacat bawaan
·   Bayi mudah mendapat infeksi sampai kematian perinatal
·   Inteligensia rendah




2.      Keluarga mampu mengambil keputusan :
a.       Keluarga akan merawat keluarga yang sakit



Verbal
a.  Menurut Tn. B “ saya akan merawat istri saya dengan semaksimal mungkin sehingga istri saya menjadi sehat kembali “




b.      Keluarga akan memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada
Verbal
b. Menurut Tn. B “ saya akan membawa anggota keluarga saya jika ada yang sakit ke Puskesmas “



Tidak ada komentar:

Posting Komentar